Info Material

Material untuk kitchen set tentunya bervariasi dan dapat disesuaikan dengan kebiasaan memasak kamu di dapur. Ada yang lebih senang menjaga area dapurnya agar tetap kering. Namun ada juga yang menggabungkan area mencuci piring dengan dapur sehingga area tersebut banyak terekspos dengan air. Kamu juga bisa memilih bahan yang sesuai dengan budget kamu untuk hasil yang tetap maksimal tanpa harus merogoh kocek lebih dalam.

Apa saja bahan yang cocok digunakan untuk membangun kitchen set? Ini dia beberapa contohnya:

  • Multiplek atau Plywood

    Multiplek atau plywood adalah olahan berbahan dasar meranti berlapis. Multiplek merupakan material yang paling kuat dan tahan air sehingga sangat cocok digunakan untuk pembuatan kitchen set yang sering digunakan untuk dapur basah.

  • Blockboard
    Berbeda dengan multiplek, blockboard berisikan potongan-potongan kayu sisa produksi seperti sengon laut yang cukup kuat dan juga tahan air. Blockboard dapat digunakkan untuk kamu yang ingin memiliki kitchen set yang cukup kuat namun budget terbatas.
  • MDF
    MDF adalah kayu olahan yang terdiri dari serbuk kayu yang ditekan dengan tekanan tinggi. Penggunaan MDF kurang direkomendasikan untuk penggunaan di dapur basah. Namun MDF dapat digunakan untuk pembuatan dapur kering yang tidak sering terkena air.
  • HPL
    HPL atau High Pressure Laminate adalah bahan pelapis yang terbuat dari resin dan decorative paper yang memiliki bermacam ragam corak dan warna permukaan. Kelebihan HPL adalah anti gores, tahan air dan lebih kuat dibanding material sheet (decosheet) sehingga cocok digunakan sebagai material kitchen set.
  • Decosheet
    Decosheet (atau sering juga disebut sebagai tacon/tacosheet) terbuat dari plastik dan lebih tipis dibanding HPL. Decosheet sangatt fleksibel sehingga dapat mengikuti profil lengkungan. Bahan ini cocok untuk pembuatan kitchen set yang memiliki banyak lengkungan. Di samping itu, bahan ini tidak mudah mengelupas, namun kurang cocok untuk pemakaian di dapur basah.